April 29, 2005

Safety at Work

Image hosted by Photobucket.com
Kika: 5th - 1st winners of the safety at work contest (source: diktat Occoupational Health & Safety Management System)


Foto2 di atas bisa dibilang pictures of the year waktu saya lagi kuliah. Tiap kali ada kuliah tamu tentang safety -Occupational Health and Safety Management System, Safety as a Learning Process, dll dst - pastii deeh ini gambar2 keluar. Intinya sih mengingatkan kalo orang2 itu sering mengabaikan safety at work. Sebenernya safety itu penting ga cuma at work yah, tapi at all fields of life. Tapi kalo at work mungkin lebih terasa hazardnya, makanya sering dikampanyekan tuh safety first at work.

Emang sih sadar ga sadar, sering banget mengabaikan safety karena udah kebiasaan. Misalnya nih, dari pengalaman dulu waktu jadi sales and service engineer yang sering berkunjung ke berbagai pabrik, ada jelas2 tuh dipasang tulisan no smoking di area boiler... tetep aja operator2 boiler itu suka banget ngeroko di situ. Mungkin pertimbangan mereka... "Ah... biasanya juga gapapa!". Emang sih mungkin biasanya gapapa, tapi kalo pas lagi ga biasa itu loooh. Makanya ga heran kalo sering denger cerita boiler meledak. Abis diperhatiin, tingkat safety-nya yang sebenernya ketat banget (termasuk diantaranya operator harus bersertifikat sebagai operator boiler dari depnaker), pada akhirnya dengan pertimbangan biaya, kebiasaan2 buruk, dan pengalaman lapangan yang aaah biasanya juga ga ada apa2, akhirnya bikin tingkat keselamatan kerja di negara kita sangat rendah.

Ga heran kalo DAAD dalam salah satu program beasiswa-nya mencantumkan Indonesia sebagai negara yang berhak nerima beasiswa pada program untuk profesional dengan jurusan Quality, Safety and Environment. Salah satu-nya dengan pertimbangan, supaya safety at work semakin dikembangkan di Indonesia.

Diperhatikan, kesadaran akan tingkat keselamatan bukan hanya karena pendidikan dan latihan aja, tapi juga kemampuan finansial. Sepanjang yang saya liat, pabrik2 dengan manajemen yang baik dan banyak duwit, safety-nya jauuuh lebih baik daripada yang notabene kesulitan dana, hidup segan mati pun tak mau. Wajar sih.., supaya selamat kan memang butuh biaya lebih untuk menyediakan alat2 keselamatan, bahkan yang kecil sekali pun seperti helmet, safety shoes, gloves, dst. Kalo buat produksi aja setengah mati, gimana mo beli alat2 keselamatan. Yang nyesek kalo udah disediain, tapi ga digunain. Ini sering terjadi di pabrik dengan pengawasan atasan yang kurang. Hiih, gemesy deh, buat keselamatan sendiri koq sembrono. Kalo yang kaya gini biasanya karena kurang training, kurang memberikan pemahaman pada keselamatan. Kondisi seperti ini banyak juga ditemuin... padahal kalo udah sampe terjadi kecelakaan kerja, yang repot semuanya.
Makanya jadi penting banget lingkungan kerja yang bisa mengampanyekan kerja dengan selamat. Sebenernya awalnya gampang sih, mulai dari diri sendiri. Dimulai dengan selalu bekerja dengan safe, gunakan safety helm di tempat yang seharusnya, ga ngeroko di tempat yang emang dilarang, pegangan kalo naek tangga, hal2 kecil yang lama2 akhirnya jadi habit ato kebiasaan tea. Trus meningkat dengan mengingatkan dengan rekan kerja saat melihat sesuatu yang berbahaya dikerjakan, lebih peduli ama kondisi sekitar. Moga2 lama2 tercipta lingkungan kerja yang lebih sehat dan selamat. Jadi inget ada puisi bagus tentang safety, sayang source-nya un-known:

Chose to Look the Other Way

I could have saved a life that day,
But I chose to look the other way.
It wasn’t that I didn’t care,
I had the time, and I was there.

But I didn’t want to seem a fool,

Or argue over a safety rule.
I knew he’d done the job before,
If I called it wrong, he might get sore.

The chances didn’t seem that bad,
I’ve done the same, he knew I had.
So I shook my head and walked on by,
He knew the risks as well as I.

He took a chance, I closed an eye,
And with that act I let him die.
I could have saved a life that day,
But I choose to look the other way.

Now every time I see his wife,
I’ll know I should have saved his life.
That guilt is something I must bear,
But it isn’t something you need to share.

If you see a risk that others take,
That puts their health or life at stake,
The question asked, or the thing you say,
Could help them live another day.

If you see a risk and walk away
Then hope you never have to say,
I could have saved a life that day,
But I chose to look the other way.

2 comments:

Amanda said...

I like this poem.

Vidya said...

Hi Amanda... I do like it too :-)